Matematika, fisika, kimia, biologi, sejarah, dan banyak matapelajaran lain (Mohon maaf untuk yang ga disebutkan, tenang bukan berarti kamu ga berarti) kadang kehilangan perannya dalam peningkatan kualitas taraf hidup manusia.
lho, kenapa bisa hilang arti? ya karena kamu ga ngerti kenapa harus belajar dan mau kepo dengan matapelajaran ribet tersebut. Perhatiin deh, kamu bakalan kesulitan banget untuk terapin prinsip aljabar dalam kehidupan sehari hari. Misalkan kamu ingin membeli tepung ke warung "mak berto" dimana aljabar bisa kamu terapin?
Ribetnya hidup ini dimulai dari hal kecil seperti itu. Ilmu yang kamu pelajari kurang aplikatif.
Mulai ngaco nih, jadi kalau ga aplikatif kenapa harus di pelajari?
---
Banyak pertanyaan mulai ngantri, dan ujung ujungnya kamu bakalan kirain aku akan bilang ga usah belajar hal-hal yang demikian. Sungguh teman, hari mu harusnya sangat menyenangkan jika tidak membaca postingan ini.
Aku akan coba habisin waktu kamu untuk muter muter ga jelas, karena ini yang selama ini kamu lakukan. belajar dan terus belajar tanpa ngerti ngapain harus belajar. Kalau aku boleh kutip kata-katanya cinta dalam fil AADC 2 "Apa yang kamu lakukan itu JAHAATT."
Kemana aja selama ini, coba deh kamu ingat matapelajaran yang udah habisin banyak banget waktu mu itu mulai dari kamu belajar membaca sampai sekarang. Apa pelajaran aplikatif yang sudah kamu dapatkan? Jika kamu berhasil menyawabnya, bukan berarti kamu sudah berada pada jalan yang oke, aku perlu menghela napas untuk mengatakan ini. Kita sudah tertinggal sangat jauh.
Ya, setidaknya kamu yang sedang membaca ini lebih tertinggal sedikit. Karena kamu habisin waktu kamu untuk membaca kalimat yang akan terus mengolok olokmu. Dan memang itu kenyataan nya, aku hanya menjadikan kalimat dari tindakan mu selama ini. Tidak melakukan apapun.
Kalimat mengerikan ini harus aku hentikan sekarang, saat nya memberikan solusi. Jadi begini, banyak lulusan biologi (karena aku tamatan biologi) yang tidak bekerja di dunia biologi. Itu masalah utamanya, jika kamu belum mengerti kenapa itu menjadi masalah aku jelaskan. Itu kan artinya bagi pelajar yang belajar biologi kehilangan 4 tahun mempelajari biologi dan bekerja di bank.
Itu belum bagian menyedihkan nya, saat tamatan biologi tersebut masuk dan melamar ke bank, dia hanya di training sekitaran 2 minggu untuk mengerjakan jobdesk nya. Cuma butuh 2 minggu untuk menguasai sebuah pekerjaan. Yang artinya kuliah yang selama ini jadi kurang berarti.
Tapi tenang, pendidikan mu tidak sesia-sia itu. Setidaknya karena kamu sekolah kamu terpaksa mengerjakan tugas, yang artinya kamu sudah terbiasa dengan administrasi dan deadline. Itu hal yang bagus, karena semua pekerjaan membutuhkan itu.
Apakah pekerjaan mu membutuhkan hal lainnya dari pendidikan mu?
---
Masih di butuhkan, kemampuan akan mengekstrak informasi akan sangat dibutuhkan dalam dunia profesional. Bahkan secara statisktik, kamu cuma perlu 20 jam penuh untuk mulai bisa melakukan sebuah hal yang baru. Hanya 20 jam. Jika kamu belajar sekitar 4 jam selama sehari, dalam 5 hari kamu akan memiliki kemampuan baru.
Artinya setiap minggu kamu sudah memiliki satu kemampuan baru. Itu khusus untuk melakukan sesuatu yang bersifat keahlian. Bagaimana dengan pengetahuan?
Sayang nya kamu tidak perlu menghapal seluruh nama sel di dalam tubuh untuk bisa menjadi expert dalam dunia fisiologis. Kamu malah harus memahami konsep nya. berimaginasi dan hidup dari sudut pandang yang kamu pelajari.
--Poin yang ingin aku sampaikan--
"Semoga kamu mengerti bahwa harusnya kamu bisa melakukan lebih jika saja kamu lebih tertarik akan suatu bidang"
---
Jika selama ini kamu belajar hanya sebagai kewajiban, kamu akan terus sesia-sia tulisan ku di atas.
kelihatan nya aku coba menyampaikan sesuatu, tapi tidak.
---
Aku hanya berusaha menjunjukkan bahwa kamu perlu berubah dan lebih terstruktur.
---
---Favorable---
Belajar jadi lebih masuk akal
---000---
Comments
Post a Comment